Profile
I. MUQODIMAH
Fenomena: orang miskin punya anak dan anaknya tidak bisa disekolahkan alasannya tidak ada biayanya "boro-boro untuk nyekolahin, untuk makan aja susah", jadilah anak itu Bodoh dan setelah besar tidak bisa bekerja yang memuaskan "Terbelakang". Selanjutnya orang MBT (Miskin, Bodoh dan terbelakang) itu menikah dengan orang yang MBT lagi (karena sepertinya tidak mungkin dengan orang kaya atau orang berpendidikan), dari pernikahan itu melahirkan anak yang tidak bisa disekolahkan juga, begitu seterusnya, itulah mata rantai kemiskinan dan mata rantai kebodohan yang perlu kita pangkas/putus.
Cara memutuskan mata rantai itu dengan mengambil hak bina pendidikan anak Yatim atau Dhu'afa (jadilah orang tua asuh atau kita ngurusin bagaimana supaya mereka bisa sekolah dengan mencarikan orang tua asuh). Itulah gerakan yang dijalankan oleh Yayasan Daarul Mukhlisin Indonesia
II. BAGAN YAYASAN
1. Pembina
Sutisna
2. Pengurus
Ketua : Junaedi
Wakil Ketua : Iwan Cemawan
Sekretaris : Sukirno Pamungkas
Bendahara : Asep Nur Amrullah Zarkasy
Wakil Bendahara : Udin Tajudin
3. Pengawas
Jumena
III. VISI, MISI DAN TUJUAN
1. Visi yayasan adalah Terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian Ummat Islam terutama kaum Dhu’afa serta anak Yatim dengan berharap Ridho Allah SWT (Ikhlas)
2. Adapun misi yayasan adalah:
a. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia
b. Membangun kemandirian ummat dengan ekonomi kerakyatan
c. Melahirkan Generasi Qur’ani yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil dan bertanggungjawab
3. Yayasan ini didirikan untuk:
a. Menjadi penghubung keharmonisan antara pelaku ekonimi, pemerintah dengan kaum dhu’afa atau anak yatim
b. Membentuk lembaga pendidikan berkualitas dan terjangkau untuk kaum dhu’afa atau anak yatim
c. Memfasilitasi terwujudnya cita-cita kemandirian dan kesejahteraan kaum dhu’afa atau anak yatim
d. Mengadakan atau mengikutsertakan pendidikan dan pelatihan personal atau masyarakat binaan yayasan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia
IV. VISI YaDMI TAHUN 2020
1. Utan Panjang jadi Kampung Santri
2. Dua puluh (20) unit usaha YaDMI yang dijalankan oleh 20 kepala keluarga anak Yatim atau Dhu’afa, sebagai kemandirian ummat (kemandirian YaDMI dan Yatim/Dhu’afa)
3. Ada 220 Yatim/Dhu’afa dapat disantuni pendidikan dan hidupnya
4. Ada 20 cabang TK/TP Al-Qur’an tersebar di Jakarta , Bekasi, Tangerang, Depok dan Kuningan
5. Ummat Islam merasa memiliki YaDMI
6. Memiliki SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) berkualitas dan terjangkau
7. Pendiri YaDMI Full Time di YaDMI
8. SDM (Sumber Daya Manusia) YaDMI Profesional dan mengimbangi perkembangan Zaman
9. Santri dan Alumni TK/TP Al-Qur’an menjadi Generasi Qur’ani yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, dan cerdas, terampil serta bertanggungjawab (menjadi contoh generasi lainnya).
V. RENCANA YaDMI
kemandirian (Lihat judul kemandirian diatas)
VI. LEGALITAS1. Surat domisili Kelurahan Utan Panjang Nomor: 0055/1.824.1/08 tanggal 16 April 2008
2. Akta notaris: Syafril Lubuk S.H, nomor 20 tanggal 10 Maret 2008
3. NPWP: 02.831.764.2-027.000
4. Rekening No. 7017001235 Bank DKI Syari’ah Cabang Wahid Hasyim
5. Sekretariat: Jl. Utan Panjang III Rt. 014/006 Kelurahan Utan Panjang Kecamatan Kemayoran- Jakarta Pusat Kode Pos 10650.
6. Telp. 021-93288409 (Jun), 021-92412105 (ust Tisna), 08156445646 (Asep), 021-92733265 (Udin), 021-7253482 / 08811162394 (Kirno), 021-30743084 (Luqman)
7. E-mail:
yadmi_43@yahoo.com,Website:
www.geocities.com/yadmi_43VII. KHATIMAHKami belum mempunyai donatur tetap, dana yang masuk sangat minim, tenaga pengajar di TK/TP Al-Qur'an "Permata Hati" keinginan kami di beri honor akan tetapi dana tidak ada maka kami sepakati kalau ada dana di beri tapi kalau tidak ada maka semuanya mengikhlaskan karena kami semua lagi berusaha menuju "Mukhlisin".
Kami tidak punya kantor/tempat, sekarang ini numpang di rumah salah satu insan baik hati, begitupun tempat TK/TP Al-Qur'an masih numpang, dan kami semua sebagai pekerja sosial yang terus berusaha lillahita'ala. Mohon do'anya supaya kami ISTIQOMAH.
Terima kasih atas kunjungannya ke website kami, semoga mendapat informasi yang dicari tentang kemana harus menyalurkan bantuan, dan pilihan tepat jika menghubungi kami untuk kemajuan ummat.
Hanya Allah SWT yang bisa membalas kebaikan seseorang, yakinlah Allah SWT tidak pelit, yakinlah Allah SWT maha bijaksana, maka jangan ragu dengan infaq/bantuan yang akan dan atau telah diberikan kepada kami untuk kemaslahatan ummat.
Shadaqoh tidak mengurangi harta anda, orang yang rajin bersedekah tidak akan jatuh miskin malahan akan semakin kaya dan berkah.
Demikian dan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.